BERITA TERKINIPEMERINTAHANSERANG

Menjelang Tahun Baru Harga Kebutuhan Pokok Masih Normal

SERANG- Tinjauan dan Rapat Kordinasi (Rakor) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, untuk memantau harga bahan pokok Di sejumlah pasar di provinsi Banten, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru masih dianggap stabil, meski ada beberapa produk yang terlihat ada beberapa kenaikan namun hal tersebut tidak lah signifikan.

Rapat yang turut dihadiri Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Tjahya Widayanti, menyatakankan hasil kunjungan ke Pasar Induk Tau (PIR) pada Kamis (7/12/2017) kondisi ketersediaan pasokan sembako masih relatif aman, sehingga harga stabil.
Adapun kenaikan harga lebih disebabkan karena, Sebuah agenda dan kebudayaan masyarakat Banten, namun tidak terlalu signifikan dampaknya.

“Kita simpulkan hasil Rakor ini, tidak ada khawatiran terkait stok ketersediaan sembako dan harga, meski saat ini kita ketahui masyarakat Banten sedang merayakan maulid nabi, namun tidak terpengaruh kepada kesediaan barang,” ujarnya.

Pihaknya juga mengatakan agar masyarakat tidak perlu khawatir mengenai cuaca yang tidak menentu belakangan ini, Pihaknya juga mengakui telah memiliki sistem dalam mengatasi keterlambatan bahan pokok, dan juga ketersediaan beras pihaknya telah berkoordinasi dengan Sub Divre Jabar-Banten untuk melakukan Operasi Pasar

“Saya berharapnya nanti untuk Operasi Pasar tersebut diadakan di masjid-masjid, di gereja-gereja atau di komplek, agar langsung menyasar ke konsumen, bukan di depan pasar, karena dikhawatirkan akan dianggap bersaing,” katanya.

Hal senada juga diutarakan, Kepala Disperindag Banten, Babar Suharso menurutnya terkait adanya budaya panjang Mulud yang tengah berlangsung di tengah-tengah masyarakat Banten, pihaknya akan menambah lebih pasokan yang dibutuhkan saat ini.

“Adapun terkait tradisi panjang mulud memang menyita beberapa bahan pokok, seperti beras medium, dan telur, sehingga ada sedikit membutuhkan pasokan lebih untuk telur ayam dan khususnya beras medium, dan agar tidak terjadi spakulan beras kami sudah berkoordinasi dengan Bulog,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Polda Banten yang hadir mewakili Satgas Pangan Banten, Ayo menegaskan pihaknya akan lebih fokus terhadap tindakan pencegahan, penyelidikan dan penindakan bagi ketersediaan stok bahan pokok.

“Akan adanya tindakan represif jika ditemukan adanya sesuatu yang sifatnya kartel atau mafia pangan.” tegasnya. (SI)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close