BERITA TERKINICILEGONPEMERINTAHANWISATA

Pasir Angin Akan Di Jadikan Kampung Wisata Oleh Dinas Pariwisata Kota Cilegon

CILEGON- Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Cilegon berencana akan menjadikan Kampung Pasir Angin, di Kelurahan Cikeray, Kecamatan Cibeber sebagai Kampung Wisata di Kota Cilegon, program ini disosialisasikan kepada masyarakat Cikerai di aula Kelurahan Cikerai, Selasa (12/12/2017) pagi.

Meskipun baru disosialisasikan, program Kampung Wisata ini sudah mendapat respon antusias dari warga setempat. Seperti dikatakan oleh Saefudin, salah satu warga Cikerai menyambut baik program Disparbud Cilegon berupa Kampung Wisata di Wilayahnya. Pihaknya juga berharap program ini terus berkesinambungan.

“Ya kita menyambut baik program pemerintah kota cilegon Kampung Wisata ini, mendukung, dan harapannya program ini tidak ramai diawal-awal saja, tapi kesananya mah tidak ramai. Harus berkesinambungan gitu lah,” ujarnya.

Program Kampung Wisata ini diyakini bisa dinikmati oleh masyarakat luas tidak seperti halnya industri dimana umumnya lebih banyak dinikmati oleh kalangan investor saja. Dan rencananya program ini juga akan diiringi dengan pengembangan tanaman dan varian makanan utamanya makanan asli Cikerai yang akan dijadikan ikon wisata.

“Dengan desa wisata masyarakat bisa menikmati langsung tidak menjadi penonton karena ini tidak ada investor. Jadi yang menikmati bisa masyarakat luas
Dan untuk mengantisipasi investor itu dengan komunikasi, kan program ini tidak selesai disini. Kita kembangkan tanaman dan varian makanan seperti cokelat, buah naga, dan yang asli sini emping melinjo, melon bisa dijadikan ikon wisata, ya kita optimis dengan kerja keras kerja ikhlas,” ujar Neli Evalinda, Kabid Pariwisata kepada awak media.

Sementara Kepala Disparbud Kota Cilegon, Tb. Heri Mardiana, mengatkan, Kampung Wisata merupakan program Disparbud Kota Cilegon untuk mendorong tumbuhnya perekonomian.

“Dengan Kampung Wisata Disparbud ingin mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat, seperti masyarakat menyediakan home stay untuk wisatawan, usaha rumahan seperti pembuatan kerupuk kulit tangkil yang menjadi ciri khas cemilan cikerai, berawal dari komitmen yang kuat antara pemerintah dan masyarakat maka kedua belah pihak saling menguntungkan,” ujarnya.

Selain makanan melinjo dan cokelat juga yang akan di praktekkan warga pada wisatawan nanti, ada juga wisata edukasi Vila Ternak di cikerai.
Kampung wisata tidak meski bagus, yang terpenting masyarakat sudah siap ada sesuatu yang di jual, dan alam nya cukup menunjang.

“Akan diawali dengan membantu membuat tugu selamat datang di kampung wisata, dan membantu pula mempromosikan, keberadaan kampung wisata di Cikerai,” Tandasnya. (S.I)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close