BERITA TERKINIPERISTIWASERANG

Merasa Disepelekan, LSM PMSM ngamuk

KAB. SERANG – Sekelompok orang mendatangi sebuah perusahaan Cina yang ada diwilayah Tunggak, kelurahan Kertasana, kabupaten Serang. Kedatangan mereka untuk menemui ibu Susan, sebagai HRD, yang sekaligus merupakan pihak yang dianggap dapat mewakili perusahaan.

LSM Pemerhati Masyarakat Sosial Mandiri pernah mengajukan proposal kepada perusahaan tersebut yang bernama PT. Haohan Cement, namun tidak ada kabar beritanya.

Secara kebetulan, ibu Susan sedang tidak ada ditempat, kemudian kedatangan mereka diterima oleh ibu Santi. Karena dianggap ibu Santi tidak terlalu bersahabat atas kedatangan mereka, maka mereka pun naik pitan dan berkata dengan nada emosi.

Kemarahan mereka juga dipicu oleh peneeimaan dari staf perusahaan itu yang hanya mengajak berbincang sambil berdiri, tidak mempersilahkan duduk, terlebih lagi pakaian yang dipakainya tidak sesuai dengan budaya orang timur, hanya menggunakan rok pendek.

“Bapak jangan teriak-teriak begitu ya, saya juga bicaranya pelan” ucap Santi ketika beberapa diantara mereka mulai naik pitam dan berbicara keras.

Dalam kesempatan itu, Fuad Zen sebagai Ketua LSM menjelaskan, dirinya tidak dapat menahahan emosi karena merasa disepelekan.

Dan kedatangan mereka kesana hanya untuk menyampaikan pesan agar ada kepedulian dari pihak perusahaan terhadap lingkungan sosial terhadap kondisi masyarakat yang tinggal di Lingkungan terdekat.

“Sebagian masyarakat kan mata pencahariannya bertani, menanam padi dan lain sebagainya. Namun dengan adanya pabrik ini hasil pertaniaanya jadi merosot tajam”, jelas Fatim, Sekretaris LSM PMSM.

Untuk beberapa saat terjadi kegaduhan di ruangan kantor perusahaan tersebuy. Setelah Santi memberikan jaminan bahwa besok ibu Susan ada dan bersedia ditemui, kemudian kemarahan mereka pun mereda.

Wilayah Suklile, Semendaran dan Solokan, kelurahan Panggungrawi kecamatan jombang adalah wilayah yang lokasinya dekat dengan perusahaan pabrik semen tersebut.

Mereka pulang dengan tertib dan berjanji akan datang kembali besok pagi. (B.I)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close