BERITA TERKINICILEGONPOLITIK

Siapakah Yang Layak Untuk Menjadi Pemimpin Cilegon Kedepan

Petabanten.com – Meskipun perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon masih jauh yakni tahun 2020, namun mencuatnya beberapa figur politisi belakangan ini yang sudah digadang-gadang bakal maju sebagai calon Walikota Cilegon sudah ramai menjadi perbincangan oleh beberapa kalangan di Kota Cilegon.

Mencuatnya sosok politisi PDIP Reno Yanuar, Heldy Agustian dari Partai Berkarya, Ati Marliati yang isunya akan maju dari kubu petahana atau Golkar, serta jangan lupakan Ali Mujahidin yang kabarnya juga akan maju dalam Pilkada Cilegon 2020 nanti sebagai Calon Walikota Cilegon.

Akan tetapi hal yang sepertinya luput menjadi perhatian dan menjadi perbincangan oleh kalangan politisi adalah Wakil Walikota. Walaupun perannya hanya menjadi wakil, tapi perannya bisa menggantikan posisi walikota dalam beberapa kegiatan pemerintahan di Kota Cilegon saat Walikota berhalangan. Apalagi ketika ada persoalan hukum yang menjerat Walikota, seperti peristiwa beberapa bulan yang lalu di Cilegon dimana Walikotanya ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, yang menjadikan posisi wakil tiba-tiba bisa didaulat menjadi orang nomor satu alias Plt Walikota.

Melihat dinamika politik yang berkembang dikancah perpolitikan Kota Cilegon yang hampir jarang terdengar perbincangan akan pencarian sosok figur wakil walikota yang layak. Jangankan merabanya dari sisi popularitas dan elektabilitasnya saja, apalagi selektif terhadap segi integritas, kapablitas dan kredibilitasnya. Lebih-lebih untuk men-search sosok yang Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh sebagaimana sifat-sifat Nabi Muhammad SAW serta banyak sifat lainnya seperti sabar, rendah hati, lemah-lembut dan sebagainya.

Dan bila kita terjun pada raelitas di akar rumput, gresroot agau masyarakat bawah di Cilegon saat ini yang cenderung apatis dan pasif. Dalam beberapa konstelasi politik praktis.

Meski dalam perhelatan pemilu, pilkada serta pil-pil lainnya rakyat berdaulat pemilik absah negara Indonesia. Namun dalam prakteknya esensinya rakyat belumlah memilih langsung, meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu mengkampanyekan sosialisasi seperti itu. Dan hampir dipastikan yang dipilih oleh rakyat setiap ada pil-pil tersebut adalah pilihan Partai Politik (Parpol) karena ruang gerak calon Independen sedemikian kecilnya probabilitas untuk bisa maju dan menang dalam perhelatan politik.

Maka, dengan melihat realita yang demikian, pencalonan walikota dan wakilnya adalah ada ditangan para politisi di Parpol. Maka sudah sebaiknya Parpol-parpol yang ada di Kota Cilegon mulai saat ini supaya lebih serius mencari sosok atau figur untuk orang nomor dua atau wakil walikota kedepan, jangan menatap untuk figur walikotanya saja. Inilah tantangan yang sepertinya harus bisa dijawab oleh para politisi di Kota Industri ini.

Selanjutnya Menurut anda, kira-kira dalam Pilkada Cilegon 2020 nanti, siapakah sosok yang tepat, layak dan pantas untuk menjadi Pemimpin Cilegon Kedepan ? (Red)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close