BERITA TERKINICILEGONPERISTIWA

Dua Kapal Hampir Tabrakan di Pelabuhan Merak

CILEGON,PetaBanten- Dua kapal laut penumpang hampir saja bertabrakan di Pelabuhan Merak. Kapal Motor Penumpang (KMP) Dorothy tanpa sengaja menyenggol KMP ALS Elisa di Dermaga 5, Senin (1/1/2018).

 

Insiden ini bermula ketika KMP Dorothy selesai melakukan bongkar muat penumpang di Dermaga 4 Pelabuhan Merak, setelah bongkar muat, kapal yang hendak melakukan manuver keluar dermaga untuk lego jangkar menunggu antrean beroperasi.

 

Namun buritan KMP Dorothy diduga terdorong angin dengan kecepatan 17 knot dan arus laut yang juga cukup kencang saat itu yang mengakibatkan kapal terseret ke arah Dermaga 5 Pelabuhan Merak. KMP Dorothy sempat berupaya melawan arus laut, mesin dipacu penuh pada mode kecepatan tinggi. Tapi upaya tersebut gagal, malah buritan kapal makin mengarah ke KMP ALS Elisa yang tengah bongkar muat penumpang di Dermaga 5.

 

Potensi tabrakan antara dua kapal penumpang pada saat itu cukup tinggi, karena mesin KMP Dorothy tidak mampu melawan arus laut kencang. Untung saja nahkoda KMP Dorothy memutuskan untuk melempar jangkar ke laut, untuk menahan laju kapal kea rah KMP ALS Elisa.

 

Dan sepertunyn keputuan tersebut cukup tepat, tabrakan KMP Dorothy dan KMP ALS Elisa berhasil dicegah. Namun buritan KMP Dorothy masih menyentuh bagian belakang KMP ALS Elisa, sehingga terjadi senggolan kapal.

 

GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni, menjelaskan kalau kecelakaan tersebut murni karena cuaca. Angin kencang disertai arus laut tinggi tiba-tiba mengganggu upaya manuver KMP Dorothy keluar dari Dermaga 4 Pelabuhan Merak.

 

“Ini bukan karena human error, atau kondisi mesin kapal. Ini murni karena cuaca,” jelasnya.

 

Ia juga sudah menerangkan KMP Dorothy pasca senggolan itu sudah berhasil dievakuasi dengan bantuan kapal tunda Tirtayasa 212. Buritan kapal ditarik oleh tugboat dan saat ini lego jangkar di perairan merak.

 

“Sekarang sudah berhasil dievakuasi. Tidak ada kerusakan material, baik fisik kapal maupun para penumpang,” katanya.

 

Sementara itu, Manager Usaha Pelabuhan pada PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Rudi Mahmudi, mengatakan mesin kapal KMP Dorothy tidak mengalami gangguan saat kejadian berlangsung.

 

“Meskipun bukan sedang cuaca buruk, tapi angin yang berhembus benar-benar kencang. Ditambah arus laut dari barat daya yang tiba-tiba tinggi, membuat kapal terdorong ke arah Dermaga 5. Kejadian ini tidak mengganggu proses pelayanan.” Tandasnya. (S.I)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close