BERITA TERKINICILEGONHUKRIM

Resahkan Warga, Empat Warem di Merak Ditutup Paksa

CILEGON – Karena sering meresahkan warga, empat Warung remang-remang (Warem) yang berada di Link. Sukajadi, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon ditutup paksa oleh petugas gabungan, Jumat (5/1/2018).

 

Tampak puluhan petugas gabungan yang diantaranya Satpol PP, TNI, dan Polisi menutup paksa Warem yang berada di dekat pemukiman warga itu. Beredar kabar di Warem yang dianggap menjual minuman keras (miras) tersebut, selain banyak pelanggannya dari kalangan dewasa, bahkan juga dari para remaja yang masih sekolah.

 

Sempat ada perlawanan dari pemilik warem yang memberontak ketika petugas hendak melakukan penutupan. Pihaknya menolak tuduhan warungnya menjual miras. Ada juga wanita usia setengah baya yang hanya pasrah melihat waremnya ditutup petugas.

 

Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan, keputusan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang telah resah dengan keberadaan warem itu.

 

“Ini berdasarkan masukan dari masyarakat. Dengan dasar masukan masyarakat dan tokoh-tokoh, lurah setempat menindaklanjuti,” kata Juhadi, yang juga menjabat sebagai Plt Camat Pulomerak.

 

Sebelumnya pihaknya mengakui telah memberikan surat teguran, namun tidak digubris sehingga terpaksa dilakukan penutupan paksa. Ia khawatir bila warga yang lebih dulu turun tangan maka akan lebih mencemaskan bagi para pemilik warem itu.

 

“Warga mengeluh karena keberadaan warung ini dijadikan sebagai tempat maksiat. Banyak warga melihat pelajar yang beli minuman keras disini. Warga sudah resah kalau keberadaan warem ini memberikan dampak negatif bagi masyarakat sekitar,” Ungkapnya. (S.I)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close