BERITA TERKINICILEGONPERISTIWA

Wilayahnya Kerap Kebanjiran, Masyarakat Ciwandan Minta Pemerintah Duduk Bersama Cari Solusi

CILEGON- Hujan deras terus mengguyur Kota Cilegon dan sekitarnya, mengakibatkan banjir di banyak titik di kota tersebut, seperti di kawasan Kecamatan Ciwandan yang merendam ratusan rumah warga dan

beberapa titik jalan nasional Cilegon-Anyer turut terendam oleh banjir meski masih bisa dilintasi oleh kendaraan.

 

Bahkan, terlihat titik terparah banjir terjadi di Link Pintu Air, Kelurahan Kubangsari yang hingga sore hari, air tampak belum surut dan masih menggenangi rumah warga serta mengganggu murid madrasah.

 

Menurut warga setempat Juned, kawasan Ciwandan memang sudah menjadi daerah langganan banjir yang perlu perhatian serius dari pihak pemerintah. Bahkan hingga kini belum terlihat keberadaannya untuk meninjau kondisi warga terdampak banjir.

 

“Memang wilayah kami seperti sudah menjadi langganan banjir, tapi sudah bertahun-tahun kenapa tidak juga mendapat penanganan serius dari pemerintah. Padahal kami sudah membayar pajak kepada mereka, lihat saja sekarang apa mereka melihat keadaan kami,” terangnya.

 

Menanggapi persoalan banjir ini tokoh masyarakat Ciwandan Ibrohim Aswadi, mengatakan banyak faktor yang menjadi penyebab banjir di Ciwandan yang seakan luput dari perhatian pihak terkait.

 

“Banyak faktor yang menjadi penyebab banjir, diantaranya kawasan industri yang memakai fasilitas kawasan hilir, penyempitan saluran Kali di rel PT. KAI, Daerah Aliran Kali (DAK) yang tidak terintegrasi dari hulu sampai ke hilir,” paparnya, kepada awak media Jum’at (9/2).

 

Pria yang menjadi korban banjir ini juga meminta kepada semua pihak yang terkait hal ini duduk bersama untuk mencari solusi banjir Ciwandan.

 

“Saya harap empat unsur yakni Pemkot Cilegon, Pemprov Banten cq Dinas PU, PT. KAI dan seluruh pelaku industri khusunya di Ciwandan untuk duduk bersama memberikan solusi yang kerap merugikan warga Ciwandan.” Tegasnya. (*S.I)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close