BERITA TERKININASIONALORGANISASIPENDIDIKANRELIGI

KOHATI PB HMI; Pesantren Ramadhan Anak dengan Spirit Pancasila

PetaBanten.com – Pada bulan Ramadhan 1439 H kali ini bertepatan dengan salah satu momen penting bangsa

Indonesia yakni peringatan hari lahirnya Pancasila yang jatuh pada pada tanggal 1 Juni 2018. Kelima sila dalam Pancasila menunjukkan kemantapan bangsa Indonesia sebagai negara dengan konsep
langit ketuhanannya yang mengakar kuat hingga ke bumi yakni jembatan pengejawantahan yang
tiada putus atas spirit ketauhidan secara ruhani dengan ketauhidan sosial. Pancasila merupakan
dasar negara sekaligus falsafah bangsa Indonesia yang harus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Anak adalah masa depan peradaban suatu negara. Dari lapisan sosial manapun anak itu berasal,
mereka adalah amanah sekaligus harapan besar bagi bangsa dan agamanya. Anak adalah titipan
amanah Allah swt bukan hanya atas orang tua masing-masing keluarga melainkan amanah atas
suatu masyarakat. Sayangnya tidak semua anak mendapatkan perhatian dan dukungan yang cukup
serta penanganan yang baik, sebagaimana yang dialami oleh anak-anak yang hidup di bawah garis
kemiskinan. Memperkenalkan dan menanamkan konsep ke-Islaman serta nilai Pancasila diharapkan
dapat mengangkat hatkat dan martabat mereka sejak dini secara maknawiat, sehingga menjadi bekal mereka tumbuh dengan konsep kemanusiaan yang berkualitas.

Menurut Ketua Umum Kohati PB HMI, Siti Fathimah Siagian “Pendidikan merupakan
penentu arah bangsa, Kohati mewujudkan kemajuan melalui pengabdian mendidik dan membina.”
Dengan demikian, salah satu bidang Kohati PB HMI 2018-2020 yakni Bidang Kajian dan Advokasi
berinisiatif mewujudkan konsep kolaborasi momentum Ramadhan bagi kaum muslimin Indonesia
dengan semangat hari lahirnya Pancasila menjadi sebuah konsep kegiatan yang tentunya berdasarkan fokus isu gerakan Kohati yang salah satunya adalah anak-anak. Kegiatan Pesantren Ramadhan untuk anak-anak tidak mampu ini dilaksanakan pada tanggal
1-3 Juni 2018 dengan tema “Menanamkan Kecerdasan dan Keshalehan Sejak Dini dengan Spirit
Pancasila”. Kegiatan ini terselenggara sukses berkat kerjasama dengan Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin dan Yayasan Melati Pertiwi. Sejumlah materi yang disajikan untuk 28 orang peserta
pesantren (16 laki-laki dan 12 orang perempuan) ini terdiri atas akidah dasar, fiqih dasar, tafsir al- Qur’an tematik Pancasila, Baca-Tulis-Hafal al-Qur’an, Bahasa Arab, Sejarah Islam, Khutbah, dan
Kesenian Islam (Kaligrafi, Nasyid, dll). Tidak hanya bersifat kecerdasan intelektual, berbagai agenda
pembinaan kualitas spiritual dan soft skill juga peserta peroleh yakni Shalat fardhu berjamaah, buka puasa dan sahur bersama, shalat sunnah terawih di mesjid bersama, mengkhatamkan al-Qur’an
bersama selama 3 hari, hingga pembimbingan menjadi perangkat pengisi acara (seperti MC,
Pembaca doa, Khutbah, dan menyajikan persembahan seni berupa Nasyid, pameran kaligrafi karya
santri, dan musikalisasi puisi)
Dalam laporannya Ketua Panitia Harpia Amahoru menyampaikan sejumlah tujuan dari kegiatan ini. Pertama, menambah ilmu ke-Islaman dan amal ibadah di Bulan Ramadhan. Kedua, memperdalam, memantapkan, dan meningkatkan penghayatan ajaran agama Islam khususnya tentang keimanan, ibadah, akhlak, dan Al Qur’an. Ketiga, mempererat hubungan tali silaturahmi
pada berbagai lapisan masyarakat. Keempat, menanamkan nilai Pancasila sejak dini kepada generasi
bangsa. Tentunya tim solid dari panitia yang terdiri atas Yuliana, Ike Wisnu Wijaya, Siti Arfa Namsa,
Maharani, Imelda dan kawan-kawan lainnya dari Kohati PB HMI mampu menghantarkan kelancaran
kegiatan ini mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Nuansa kental pesantren dalam kegiatan ini terwujud karena dilaksanakan di lingkungan pesantren yakni Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, jalan Munggang No.25 Balekambang,
Jakarta Timur. “Kita harus berterimaksih kepada para aktivis yang memperjuangkan terjaganya nilai-
nilai Islam di bangsa Indonesia ini” kata Akbar Saleh selaku pimpinan Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin saat pembukaan dalam rangka mengapresiasi Pesantren Ramadhan Anak yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Islam. Tenaga pengajar dalam kegiatan ini sebagian merupakan pengurus HMI dan sebagiannya lagi
adalah santri pengajar dari Khatamun Nabiyyin. Sejumlah Pengurus Besar (PB) HMI terjun langsung
mengajar kepada anak-anak, di antaranya Ketua Umum HMI R. Saddam al Jihad membawakan materi Tafsir al-Qur’an tematik Pancasila, Ketua Umum Kohati PB HMI Siti Fathimah Siagian membawakan materi Akidah; Rukun Iman dan Islam, Sekretaris Umum Kohati PB HMI Mutya Agustina dengan materinya Kosa Kata Bahsa Arab, Ketua Bidang PSDO Kohati PB Eva Nurpadilah dengan materi Fiqih Puasa, Ketua Bidang Kajian dan Advokasi Kohati PB Andi Arifah dengan materi Sejarah Islam, Pengurus Departemen Kesekretariatan Kohati PB Rominta Y Siregar denga materi Fiqih dan Kesenian Islam. Adapun dari pihak Khatamun Nabiyyin Syarifah Zahra dengan materi Tahfidz ayat-ayat Akhlak, Azhar dan Arabiah dengan materi Baca Tulis al-Qur’an, Andi Alpi dengan
materi bahasa Arab, Habib Hasan al-Mahdaly dengan materi Kaligrafi. (*A.Arifah)

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close