BERITA TERKINICILEGONOPINIORGANISASI

Pesan Ketua Umum IMC kepada Kader-kader

Nutrisi Penghantar Mimpi

Oleh : Chairul Hidayat.

Berangkat dari kegelisahan hati dan kegundahan jiwa terhadap kondisi didaerah dengan berbagai problematika (dalam hal ini Kota Cilegon)
Melirik putra-putri daerah yang merupakan bagian dari anak bangsa (Mahasiswa Cilegon) sebagai aset yang tak bisa dirupiahkan tentu sangat berpotensi membangun daerahnya dimasa kini dan masa yang akan datang.

Perlu kiranya menyoal suatu Ikatan yang dari awal pembentukannya mengatasnamakan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Persaudaraan dan nilai-nilai Perjuangan dengan ditopang oleh metode dan pola kaderisasi berbasis Pancasila yang bertujuan untuk menciptakan calon-calon pemimpin masa depan yang cerdas, jujur, adil, bijaksana dan bertanggung jawab demi terciptanya Civil Society (Masyarakat madani)

Seiring bergulirnya waktu tak terasa IMC telah mengbdi selama 13 tahun, roda organisasi berputar pada porosnya yang disebut dengan koridor ikatan emosional berlandaskan azas organisasi dan azas kekeluargaan, meskipun dalam perjalanan perjuangannya dibumbuhi oleh dinamika-konflik baik manajeman konflik terencana ataupun terbentuk secara alamiah.

Terlepas dari persoalan itu semua, gejolak apapun yang tengah terjadi diinternal seharusnya tak menyurutkan api kesemangatan dalam diri kader agar selalu melejitkan potensi untuk menemukan mutiara yang terpendam dijiwanya walau hanya sejengkalpun.

Suatu kewajiban kader yang harus dijunjung tinggi dan tak boleh dilupakan adalah menanamkan Jiwa ke Aku an sebagai Sang Pelopor perubahan untuk senantiasa eksis menebar benih-benih energi positif ditubuh IMC, yang kemudian akan tercetus istilah _*Pergerakan IMC gada matinya*_
Namun bila sebaliknya yang terjadi, Maka layak kiranya menganalogikan sesuai dengan ungkapan Sang Baginda agung Rosulullah SAW bahwa “Ada saatnya jumlah Umat Islam mayoritas akan tetapi bagaikan buih diatas lautan, terombang-ambing tak tentu arah”

Dari pemikiran diatas dapat dijadikan bahan kajian bagi kader-kader IMC ke depan yang tengah berproses membangun peradaban dalam menggapai tahta _*Khoirunnas Anfauhum Linnas*_

Sekilas menerjemahkan ruh perjuangan IMC sebagai organisasi kedaerahan, timbul pertanyaan dari lubuk hati yang paling dalam
“Kemanakah arah perjuangan IMC hari ini, esok dan seterusnya?”

Kamis, 07 Juni 2018

BERITA TERKAIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close